KARAKTERISTIK MU’MIN SEJATI

Kajian Pengembangan Kepribadian Muslim. Karakteristik mukmin sejati, (Tafsir Tematik QS. Al-Mu’minun: 1-11)

Panduan Pemahaman

1. Pengertian Al-Falah = kebahagiaan, kemenangan, kesuksesan.

2. Iman adalah syarat untuk mendapatkan Al-Falah.
Mari renungi QS. Al-Ashr: 1-3.

3. Karakteristik orang yang beriman :

  • Khusyu’ dalam shalat.
  • Menjauhi perbuatan sia-sia.
  • Menunaikan zakat.
  • Menjauhi zina.
  • Menunaikan amanah.
  • Istiqamah dalam menegakkan shalat.

4. Pengaruh Karakteristik Mu’min dalam pengembangan kepribadian muslim sejati:

  • Khusyu’ menghasilkan:
  • Mahabbah, khauf, raja’, muraqabah, bahagia dalam ibadah.
  • Menjauhi perbuatan sia-sia menghasilkan:
  • Cara berfikir positif, produktif, kreatif, inovatif, rajin tilawah, dan rajin berdzikir.
  • Menunaikan zakat menghasilkan:
  • Rajin mencari nafkah yang halal, tidak bakhil, serta peduli pada orang lemah.
  • Menjauhi zina menghasilkan:
  • Sikap hati-hati terhadap wanita/pria, mempercepat nikah.
  • Menunaikan amanah menghasilkan:
  • Rasa tanggung jawab yang tinggi, menepati janji, sikap hati-hati terhadap uang yang haram/syubhat.
  • Istiqamah dalam menegakkan shalat menghasilkan :
  • Program peningkatan kualitas dan kuantitas ibadah shalat secara berkesinambungan.

5. Janji dan jaminan pasti dari Allah Swt untuk setiap Mu’min yang mengamalkan semua karakteristik di atas :

  • Kebahagiaan hidup.
  • Keberhasilan usaha.
  • Kemenangan melawan hawa nafsu dan Syaitan.
  • Solusi terhadap semua problem.
  • Jannatul Firdaus yang abadi.

Panduan Pengamalan

1. Kewajiban pengembangan Kepribadian Muslim.
QS. Ali Imran: 102, QS. An-Nisa’:136.

2. Kewajiban pengembangan ilmu dan wawasan tentang Islam.
QS. Thaha: 114, QS. Al-Mujadalah: 11.

3. Sarana-sarana pengembangan ilmu dan wawasan tentang Islam:

  • Buku, majalah, lembaran da’wah.
  • Situs-situs Islam (Internet).
  • Ceramah-ceramah di TV, radio, kaset.
  • Majelis ta’lim.
  • Bertanya dan konsultasi.

4. Kiat-kiat pengembangan pengamalan Karakteristik mu’minin:

  • Planning pengamalan yang memacu
  • Muhasabah.
  • Amal jama’i/kerja sama.

5. Syarat-syarat pengamalan :

  • Paham.
  • Yakin.
  • Ikhlash.
  • Kemauan keras.
  • Istiqamah.

Panduan Penghayatan

1. Urgensi renungan dalam upaya pengembangan Kepribadian Muslim untuk merenungkan :

  • Kelemahan kita sebagai hamba Allah Swt.
  • Ke Maha sempurnaan Allah Swt.
  • Dosa-dosa dan pelanggaran kita.
  • Dzikrul Maut (mengingat mati).
  • Istighfar yang panjang.

2. Urgensi upaya khusyu’ di luar shalat agar dapat khusyu’ di dalam shalat. Diupayakan melalui penghayatan muraqabah.

3. Kewajiban menghadirkan niat ikhlash dalam setiap amal, agar amal tersebut diterima Allah Swt, diberkahi Allah Swt, dan efektif dalam mengembangkan Kepribadian Muslim Sejati.

Aplikasi Kajian

Setelah mengikuti kajian ini, kita berdo’a semoga kita semua dirahmati Allah Swt, semoga kajian ini diterima Allah Swt sebagai amal shaleh dari kita semua, dan semoga kita diberi taufiq dan kekuatan untuk mengamalkannya, amin.

Berikut ini beberapa tips untuk pengamalan hasil-hasil kajian ini:

1. Membaca kembali tulisan ini pada waktu yang tepat secara berkala.

2. Merenungkan setiap ayat yang tercantum dalam kajian ini secara berkala.

3. Mulai membiasakan diri untuk rajin bertanya dan konsultasi kepada para ustadz/ulama.

4. Mulai mencanangkan perbaikan-perbaikan diri melalui program-program dan target-target yang realistis tetapi memacu.

5. Mulai bersahabat dan mengakrabkan diri dengan orang-orang shaleh.

Baca Juga:
• Contoh Ceramah Singkat

Do’a-Do’a Pengembangan Kepribadian Muslim

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

“ Wahai Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang melampaui batas dalam urusan kami (hukum Allah) dan tetapkanlah pendirian (keyakinan) kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir” QS. Ali Imran: 147

اللَّهُمَّ أنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَ أَناَ عَبْدُكَ وَأَناَ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي، يْفَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.

“ Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakan aku, dan aku adalah hambaMu. Dan aku terikat dengan perjanjian denganMu sekuat kemampuanku. Aku berlindung diri padaMu dari kejelekan semua perbuatanku. Aku mengakui kepadaMu semua ni’matMu padaku dan aku mengakui semua dosaku, maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau“ HR. Al-Imam Al-Bukhari

والله أعلم بالصواب والله الموفق والحمدلله رب العالمين

Oleh: Ustadz Mudzakkir M. Arif, MA.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.